Sayang ku

 Sayang ku

Pemilik tatapan sayu, rambut ikal, kulit sawo matang, bertubuh kurus dan tidak terlalu tinggi, berbibir abu-abu karena kebiasaannya yang seorang perokok, telapak tangan penuh urat, gigi yang tersusun rapih, senyuman yang manis dan hangat.

Sayang ku

Izinkan aku untuk memiliki mu dalam tulisan kesepian ku malam ini. 

Sayang ku

Parfum yang melekat pada tubuhmu, tidakkah engkau sudi membagikannya pada tubuhku. Setiap hembusan napas rokok yang kau keluarkan rasanya sangat memuakkan tapi jika itu datangnya dari bibirmu, maka aku tak segan untuk melumatnya.

Sayang ku

Engkau telah menari-nari dalam kepalaku, menjelma menjadi penghuni tetap yang selalu membuatku hilang konsentrasi saat berhadapan denganmu. Kamu adalah candu dan bara api bagi hati dan hasratku. Dan kamu tahu itu benar-benar nyata apa adanya.

Sayang ku

Tidakkah engkau ingin memiliki ku walau hanya dalam semalam? Tidakkah kau mendengar bisikan orang-orang yang mengatakan bahwa aku adalah penguasa hati mu yang sesungguhnya? Tidakkah kamu penasaran ingin mencoba bercinta denganku, sayang ku?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seandainya temuku bukan lagi tentangmu

PUISI Aliran Rasa

Klise